See U When I See U


goodbye

Jakarta, 28 Oktober 2016

Laiknya seseorang yang sedang sakaratul maut, nafas sudah di ujung tenggorokan.  Sedari pagi, itu yang terasa. Segala perang batin, intimidasi, sentimen pribadi dan debat kusir yang menguras tenaga selama setahun ke belakang akan segera berakhir. Ya, hari itu, Jumat,  adalah hari terakhirku bekerja.

Sangat berat meninggalkan tim ini. Jujur, dari pengalaman sebelumnya baru di sini yang amat terasa teamwork-nya. Kita solid melawan segala bentuk ‘pembenaran’. Kita solid melawan segala bentuk pelemahan divisi. Kita solid melawan segala bentuk pembodohan dan diskriminasi. Walaupun kita sadar, sama-sama sadar bahwa kekuasaan kita terbatas, kekuasaan kita dibatasi oleh struktur organisasi lebih tepatnya.

Keputusan untuk meninggalkan tim ini dengan segala perjuangannya sungguh sangat sulit. Perlu waktu beberapa bulan sampai benar-benar yakin harus mengambil langkah itu. Karena ku percaya, menjalin persahabatan tidak mesti harus bertatap muka setiap hari. Pesanku, teruslah menjadi diri kalian sendiri. Jangan risaukan omongan orang, karena setiap orang membaca dunia dengan pemahaman yang berbeda. Terus melangkah di jalan yang baik, meski terkadang kebaikan seringnya tidak dihargai.

Someday you’ll be in same position with me, yep, celebrating your farewell!!  Keep on Fighting ! Good Luck! Merdeka ! Keep in Touch!  See u on Top!