Mengapa Saya Berkedip?


Kawan, pernahkah terlintas di benak Anda akan hal-hal terkecil atau sepele tentang bagian tubuh Anda?

Sebagai contoh adalah mata. Pernahkah Anda membayangkan darimana datangnya air mata itu, mengapa air mata begitu asin, dan mengapa kita berkedip?

Baiklah, untuk pertanyaan terakhir itu akan Saya ulas disini. Cekidot:

Studi-studi memperlihatkan bahwa manusia rata-rata berkedip setiap dua hingga sepuluh detik. Kita melakukan ini secara otomatis sewaktu kelopak mata kita melindungi mata kita dari cedera. terkadang kita berkedip secara sadar sebagai bagian dari bahasa tubuh kita. misalnya, kita berkedip atau memperlihatkan emosi dengan mata untuk mengirimkan pesan-pesan rayuan kepada pihak lain.

Kita juga berkedip untuk mengungkapkan rasa kagum kita seolah-olah berkata, “Saya tak dapat mempercayai mata saya!” Primata non-manusia seperti babun memiliki wilayah putih di kelopak bagian atas. Kalau mereka berkedip, itu merupakan ancaman dan tanda bahaya sekaligus sebagai peringatan.

Pada manusia, permukaan dalam kelopak atas maupun bawah, dan mata itu sendiri, ditutup selaput tipis dan hampir tembus pandang yang disebut konjungtiva. Konjungtiva berfungsi menjaga permukaan mata agar dapat bergerak secara wajar. Selama berkedip, kelopak mata menyebarkan airmata lembab ke konjungtiva juga ke ujung-ujung mata.

Nah, kira-kira demikianlah proses kita berkedip sebagai manusia. Semoga infonya bermanfaat 🙂

 

 

 

Iklan

Isikan komentar:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s